Minggu, 17 Maret 2013

[URBAN LEGEND] Kipas Angin Listrik

Di Korea Selatan, ada sebuah kisah urban legend yang sangat aneh tentang Kipas Angin Listrik. Sejumlah penduduk di Korea Selatan percaya bahwa Kipas Angin Listrik dapat menyebabkan kematian. Mereka berkata bahwa jika anda meninggalkan Kipas Angin Listrik dalam keadaan berputar selama semalam di sebuah ruangan dengan pintu dan jendela tertutup, maka anda bisa mati dalam keadaan tidur.
Karena itu, semua Kipas Angin Listrik yang dijual di Korea Selatan dilengkapi dengan sebuah timer otomatis, fungsi dari timer tersebut adalah untuk mematikan Kipas Angin Listrik dalam keadaan ''ON'' menjadi ''OFF''.
Beberapa penduduk di Korea Selatan percaya bahwa Kipas Angin Listrik dapat menciptakan ruang hampa dan menghisap seluruh oksigen dari ruangan, dan itu akan menyebabkan anda mati karena sesak napas. Kipas Angin Listrik juga dapat menurunkan temperature di dalam ruangan dan menyebabkan suhu tubuh anda menjadi dingin dan menyebabkan kematian akibat hipotermia.
Sayangnya, semua itu adalah Tidak Benar karena Kipas Angin Listrik tidak dapat membuat anda terbunuh. Korea Selatan adalah satu-satunya negara yang percaya bahwa mati dapat disebabkan oleh Kipas Angin Listrik, para ilmuwan juga berpendapat bahwa Kipas Angin Listrik tidak dapat menurunkan suhu yang cukup untuk membunuh anda atau menghisap seluruh oksigen diruangan anda sehingga membuat anda menjadi sesak napas. Karena tidur di kamar dengan kipas angin adalah sangat aman dan nyaman.
Terlepas dari kenyataan itu, bahwa saat ini penduduk Korea Selatan banyak yang cerdas dan terdidik karena Korea Selatan adalah negara yang maju dan modern tetapi keyakinan aneh ini masih tetap ada di kalangan mereka. Bahkan Surat kabar Korea Selatan kadang-kadang memberitakan tentang sebuah kasus kematian yang disebabkan oleh Kipas Angin Listrik. Lihat ada sebuah contoh surat kabar dari The Korea Herald pada tahun 2011.
"Seorang pria dilaporkan telah meninggal pada hari senin di pagi hari setelah tidur dengan Kipas Angin Listrik. Korbanya berumur 59 tahun, kematian beliau hanya diketahui oleh keluarganya, bahwa ia telah ditemukan tewas dengan Kipas Angin Listrik dalam posisi menghadap kepadanya.".
Namun, hal aneh ini sudah biasa terjadi di setiap negara dan bukan hanya di Korea Selatan karena di dunia ini setiap negara memiliki budaya dan keyakinan aneh yang berbeda-beda.
Di negara China, penduduk sekitar berpendapat bahwa duduk di toilet akan menyebabkan penyakit wasir, penduduk di negara Inggris percaya bahwa duduk di permukaan yang dingin dapat menyebabkan penyakit wasir. Di negara Peru, para penduduk percaya bahwa berdiri terlalu lama di depan lemari es dapat menyebabkan penyakit kanker. Di Republik Ceko, penduduk percaya bahwa minum air setelah makan buah akan menyebabkan masalah perut. Di Filipina, banyak para ibu yang akan melarang anak-anak mereka mengenakan pakaian berwarna merah selama badai karena bisa menyebabkan mereka disambar petir.
Namun, ada satu hal yang harus anda ingat, bahwa jika anda pergi ke Korea Selatan dan menempatkan Kipas Angin Listrik di ruangan yang tertutup dengan seseorang berkebangsaan Korea, kemungkinan anda bisa dituntut dengan kasus percobaan pembunuhan!.

Senin, 11 Maret 2013

[URBAN LEGEND] The Collar Fury

Suatu ketika, ada anak perempuan bernama Maria akan menginap dirumah Karen. Maria dipinta Karen untuk menginap di rumahnya, karena orang tuanya Karen sedang berada di luar kota. Bahkan, orang tua Karen hampir setiap waktukeluar kota untuk urusan bisnis, Maria harus menginap di rumah karena Karen takut untuk tinggal sendirian. Saat itu adalah hari Halloween dan sekali lagi orangtua Karen sedang berada di luar kota. Ketika Maria membunyikan bel pintu, Karen pun bergegas membukakan pintu dengan mengenakan gaun tidur sutra yang indah berwarna darah merah dan memilikikerah berbulu yang lembut. Maria iri karna Karen memilikigaun tidur yang sangat indah seperti itu. Merekapun mulai menonton beberapa film menakutkan.Tiba-tiba, Maria mendengar suara “dum, dum, dum, dum.”
Diapun ketakutan dan memandang Karen, yang tidak memerhatikan suara yang didengarkan nya. Saat malamberlangsung, Maria mendengar suara dengungan itu secara terus menerus dan tampaknya suara itu semakin mendekati dirinya. Ketika suara itu mulai terdengar dari sisi kananbelakang mereka, listrik dan lampu mulai padam. Maria dan Karen berlari berteriak, naik ke lantai dua, menuju ke kamar Karen. Sekarang sudah tepat tengah malam dan dua gadis itu merasakan ketakutan setengah mati. Tiba-tiba Karen bangkit dan berlari keluar ruangan sambil membanting pintu kamarnya. Maria tanpa bisa berbuat apa apacuma bisa duduk di kamar. Setelah lama terdiam, dia mendengar lagi suara dengungan itu.
 Sepertinya akan menaiki tangga, makin keras dan keras. Dum, dum dum, dum, dum! Kemudian, suara itupun berhenti dengan sendirinya. Mariamerasa mendengar seseorang berdiri di sisi lain pintu dan dengan memberanikan diri ia bangkit dan membukanya. Maria tidak bisa melihat apa-apa karena kondisi lampu yang padam, dalam keadaan gelap gulita dia meraba dengantangannya dan ia merasa menyentuh gaun tidur sutra lembutmilik Karen temannya. Kemudian, ia memangil nama temannya “Karen..Karen..Kamu tidak apa apa??”. Karen pun tidak menjawab panggilan dari Maria. Maria pun merasa temannya menakut nakuti dirinya dan mulai meraba bagian kepala Karen. 
Ketika tangan dia mencapai bagian atas tubuhnya,yang dia sentuh seperti cairan kental dan berbau anyir seperti darah! Saat ketegangan memuncak tiba tiba lampupun kembali menyala. Maria pun sontak menjerit melihat temannya dengan kondisa kepala terpenggal ! Para tetangga yang mendengar Maria berteriak bergegas menghampiri danmenelepon polisi. Ketika polisi tiba di lokasi, mereka menemukan mayat Karen dan Maria yang tanpa kepala dengan salju putih yang menutupi tubuhnya !

Kumpulan Urban Legend

Ga tau kenapa nih tiba-tiba berhasrat buat mosting ini kumpulan cerita hantu. Kaga baca, gue tabok nih! Cekidot :*

Mungkin Kalian Semua sudah tahu beberapa urban legend terkenal seperti bloody mary, candyman, the bunny man, dll.
Tapi tahu nggak banyak banget urban legend masih bertebaran dan nggak terkenal karena mungkin nggak terlalu serem? Berikut ini adalah penuturan nya... 


1Legend of Betsy beaumont

Urban legend yang terkenal di antara anak-anak pramuka. Betsy Beaumont menikah dengan Joe Beaumont dan bercita-cita menjadi seorang penyanyi. Harapan yang tak kesampaian, karena pada suatu malam, Betsy mengalami kecelakaan mobil parah sampai ia hanya dapat diidentifikasi melalui cincin pernikahannya.

Karena sedih, Joe membeli sebuah bumi perkemahan dan menamainya Beaumont untuk mengenang Betsy. Ketika ia meninggal, Joe menyerahkan tanahnya kepada PERKUMPULAN PRAMUKA AMERIKA.

Nah, si Betsy ini sebenernya nggak suka banget sama pramuka. Makanya sampai sekarang pun arwah si Betsy ini diceritakan masih suka berkeliaran di tanah perkemahan milik almarhum suaminya itu.

Kalau ada pramuka yang melihatnya, mereka harus melihat matanya. Kalo si Betsy ini matanya biru, tandanya dia sedang senang dan nggak akan melukaimu. Kalau matanya merah, hmm...
Bersiaplah pulang tinggal nama. Si Betsy ini juga suka latihan menyanyi tengah malam. Dan dia SANGAT TIDAK SUKA dikomentari nyanyiannya. Jadi kalau agan mendengar dia menyanyi, paling baik agan diem aja dan berdoa sampe dia selesai nyanyi. 

2. Dead Body Under your Freaking Mattress

Berhati-hatilah jika kalian menginap di hotel dan ketika tidur, anda mencium bau-bau tidak menyenangkan dari bawah kasur anda, karena di bawah kasur anda siapa yang tahu ada mayat tersembunyi di sana??
Urban Legend yang satu ini berawal dari kisah nyata di Las Vegas, Kansas City, California, dan beberapa tempat lain di mana pasangan muda yang menginap di sebuah hotel menemukan mayat di bawah kasur yang telah mereka tiduri semalaman.

3. Careful with Mummies in Haunted House

Jika anda pergi ke sebuah karnaval atau taman bermain dan memutuskan mencoba keberanian di rumah hantu alias Haunted House, berhati-hatilah dengan mumi yang dipajang di dalamnya.
Karena mungkin saja mumi itu ASLI!

Kejadian ini berawal di tahun 1976, Long Beach di California. Seorang kru film The Six Millions Dollar Man yang bertugas mengurus setting Rumah Hantu, secara tidak sengaja menjatuhkan "the hanging man" dan menemukan tulang manusia sungguhan di dalam daging yang patah.

4. Keep the Lights Out

Berhati-hatilah jika anda mau bermain cerita hantu!

Urban Legend ini bercerita tentang seorang gadis yang mengundang tiga temannya menginap di rumah. Kemudian ia mengajak mereka bercerita hantu bergiliran tapi dengan lampu tetap menyala.

Beberapa saat kemudian, teman-temannya berhasil memaksa cewek ini untuk mematikan lampu. Si cewek ini jadi sangat ketakutan ketika cerita dilanjutkan sehingga ia langsung menjerit dan berlari ke arah tombol lampu di dinding, dan dalam perjalanan mencari, ia menabrak banyak barang yang seharusnya nggak ada di lantainya.

Dan ketika lampu menyala... ia melihat ketiga temannya tersenyum menatapnya, dengan mata bolong.

So, keep your light off!!

5.  Humans Can Lick Too,  My Dear

Seorang cewek diminta tolong oleh tetangganya untuk menjaga dua bayinya, sementara si tetangga ada urusan sampai malam. Si tetangga berpesan kalau si cewek mendengar suara sirine di tengah malam, segeralah kunci pintu dan berhati-hati karena itu tandanya ada pembunuh maniak lepas dari rumah sakit jiwa.

Malam hari, si cewek keluar rumah sebentar untuk membuang sampah. Tapiiii... tiba-tiba sirine berbunyi! Cewek ini langsung masuk ke rumah, mengunci pintu, memeluk kedua bayi yang harus dijaganya yang sedang tidur lelap di sofa ruang keluarga. Anjing si tetangga, datang dan mencoba menghibur si cewek dengan menjilati tangannya.

Si cewek tertidur, dan ketika bangun, ia merasa masih ada yang menjilati tangannya, bersamaan dengan suara air menetes dari kamar mandi. Ketika ia memeriksa suara itu, ia melihat... dua bayi dan anjingnya telah dimutilasi dan digantung sehingga darahnya bertetesan.

Dengan shock, si cewek berlari ke sofa yang tadi didudukinya hanya untuk melihat tulisan darah bertuliskan "Humans can lick too, my dear".

Endingnya bervariasi, ada yang bilang polisi datang dan menemukan si pembunuh gila tinggal di loteng, dan si cewek ditarik ke bawah kolong kasur dan dibunuh di sana. Ada juga yang bilang si cewek langsung kabur ke tangga, tapi terpeleset dan ketangkep

6.Hitchhiking is Dangerous!

Ini cerita yang ada di seluruh dunia, di Indonesia juga banyak banget dan anda pasti pernah mendengarnya.

Yang pasti, inti dari cerita ini adalah seorang laki-laki yang mabuk berdiri di tengah jalan dan mencari tumpangan (bahasa kerennya hitchhiking). Kemudian, seorang wanita mengendarai mobil berhenti untuk memberikan tumpangan. Wanita itu mengenakan baju super seksi.Kemudian si wanita membawa si pemabuk ke rumahnya dan mengajaknya melakukan hubungan intim (cowok mabok dikasih cewe seksi mana nolak sihSetan )
Keesokan harinya si cowok terbangun dalam keadaan telanjang, tertidur di atas sebuah makam dan celana dalamnya masih ternoda sperma.

Cerita ini juga umum banget di Indonesia, biasanya pelakunya sih kuntilanak.Hantu

7. Click Clack!

Ada seorang pensiunan tentara yang kehilangan satu kakinya. Karena menggunakan kaki palsu dari besi, ketika berjalan ia menimbulkan suara "click-clack" yang keras. Dia juga seorang psikopat dan suka mengorek tubuh orang dengan kukunya yang panjang. Orang-orang yang ketakutan berpesan kepada anak-anak agar masuk rumah sebelum jam enam sore.

Suatu ketika, ada seorang anak kecil yang pergi bermain sampai lupa waktu. Ketika ia pulang, waktu menunjukkan jam enam dan rumahnya jauh. Ia berlari cepat-cepat karena takut.

Ibunya di rumah mengira putrinya sudah tidur dan juga bersiap tidur. kemudian ia mendengar gedoran pintu. Karena mengira itu adalah si pensiunan tentara yang gila, ia membiarkannya saja. Padahal itu adalah gedoran putrinya yang minta dibukakan pintu.

Keesokan harinya, si ibu membuka pintu dan menemukan putrinya terbaring berlumuran darah. Di sebelahnya ada tulisan dengan darah, "Mama kenapa kau tidak membukakan pintu?"

8. Watch out Where You Sit

Sebuah sekolah dibangun di atas rumah kuno yang sudah dihancurkan. Toilet sekolah itu dibangun di atas bekas ledakan bom yang menewaskan seorang ibu beserta putranya.

Suatu hari, seorang anak ijin kepada gurunya untuk pergi ke toilet tersebut. Ketika duduk di kakus duduk, ia merasa sangat lelah seolah darahnya tersedot. Ia kembali ke kelas dengan wajah sangat pucat seolah kurang darah.

Keesokan harinya ia kembali ijin ke toilet. Setelah setengah jam, si guru merasa kuatir dan menyuruh cewek lain menengok ke toilet. Cewek ini melihat sepatu temannya dari sela-sela pintu. Ketika dipanggil tak ada jawaban. Karena merasa aneh, ia memanggil para guru yang segera berdatangan karena penasaran.

Ketika dibuka... si gadis itu sedang terduduk di kakus duduk, wajahnya pucat dan tubuhnya dingin. Tak ada darah mengalir di tubuhnya.

9. the Crying Woman

Urban legend ini berasal dari Mexico. Diceritakan ada seorang wanita yang menenggelamkan ketiga anaknya di sungai dan kemudian bunuh diri. Ia melakukan itu karena suaminya meninggalkan mereka untuk menikah dengan wanita lain.

Sejak saat itu, hantu dirinya sering terlihat di seantero Mexico, berulang-ulang mengucapkan "Anakku, anakku, di manakah anakku?" 

10. Soap Sally

Cerita yang berasal dari Georgia. Di tahun 1950-an, ada seorang wanita bernama Sally yang selalu berpakaian serba hitam dan bekerja sebagai pembuat sabun. Kabarnya, dia suka membunuh anak-anak dan menggunakan lemak mereka untuk membuat sabun.

Setelah Sally meninggal, katanya dia akan mengunjungi anak-anak nakal dalam mimpi mereka. Jika si anak tidak berhasil terbangun sebelum Sally menangkapnya, si anak akan meninggal keesokan harinya.

Beberapa hari setelah si anak meninggal, Soap Sally akan terlihat di sekitaran rumahnya, membawa sebuah tas penuh berisi sabun buatannya.
Kalau di Indosesia Seperti cerita Wewe Gombel, dan cerita ini juga dipake buat menakuti anak-anak bandel.

11. the Call

Cerita ini mirip seperti pada Nomor 5

Seorang babysitter mengasuh dua orang balita ketika orangtua mereka pergi keluar kota.

Malam harinya ketika kedua bocah sudah tidur, si babysitter menerima telepon aneh yang berkata, "Sudahkah kau mengecek anak-anak?"
Setengah jam kemudian, ia kembali ditelepon orang yang sama yang kembali mengatakan, "Sudahkah kau mengecek anak-anak?"

Sejam kemudian, ia ditelepon lagi dan si penelepon berkata, "Kenapa kamu belom mengecek anak-anak, sih?"

Si babysitter menelepon operator yang mengatakan telepon iseng tadi berasal dari dalam rumahnya dan menyuruhnya keluar. Babysitter ini langsung lari sementara operator menelepon polisi.

Ketika polisi datang, mereka menemukan tubuh dua bocah itu terpotong-potong di atas kasur mereka.

12. Protect the baby!

Terjadi di New York, di mana seorang kasir toko beberapa kali memergoki seorang wanita berbaju abu-abu yang terlihat pucat mencuri susu dari toko tersebut. Namun ketika dikejar ke luar toko, selalu si wanita ini sudah menghilang.

Suatu ketika, si kasir sudah siap-siap mengejar wanita ini. Dia menunggu di luar dan langsung mengejar si wanita yang berjalan sangat cepat bagaikan melayang. Pengejaran menuntunnya sampai ke sebuah kuburan. Si wanita itu lenyap begitu melewati gerbang.

Ketika si kasir sedang kebingungan, ia mendengar tangis bayi dari dalam tanah. Dengan cepat, si kasir dan beberapa orang yang menolongnya menggali tanah tersebut, di mana mereka menemukan sebuah peti mati kayu.

Ketika dibuka, di dalamnya adalah mayat wanita berbaju abu-abu tersebut... memeluk seorang bayi kecil yang sedang menangis. Di sebelahnya ada beberapa botol susu yang kosong.

Rabu, 06 Februari 2013

[URBAN LEGEND] Laporan Kematian


death-teens.jpg
Kisah berikut ini diceritakan dari teman saya di Jepang, bahwa teman saya mengatakan ada sebuah laporan kematian yang cukup aneh yang terjadi pada minggu lalu, ia menemukan artikel ini ketika ia sedang membaca sebuah koran harian di Jepang.
Saat itu, ada sekelompok remaja yang terdiri dari 4 anak laki-laki dan 4 anak perempuan dalam satu sekolah perguruan tinggi yang sama. Suatu malam, mereka sedang mengadakan pesta kecil di rumah salah satu remaja tersebut, di tengah malam hari, mereka mengadakan sebuah permainan uji nyali yang menguji keberanian dan mental mereka dengan pergi ke lokasi yang berhantu.
Selama bertahun-tahun, mereka telah mendengar desas-desus cerita tentang sebuah gedung sekolah tua yang sudah lama ditinggalkan dan tergeletak di pinggiran kota. Semua penduduk sekitar mengatakan bahwa geduh sekolah tua itu telah di huni oleh para hantu. Tak satu pun dari mereka percaya pada hantu, tetapi mereka hanya ingin bermain dengan tipuan lelucon kemudian menakut-nakuti antar sesama dan sepertinya sekolah tua yang ditinggalkan itu adalah tempat yang paling dekat dari lokasi rumah mereka.
Salah satu dari mereka mempunyai sebuah mobil, sehingga mereka langsung melaju ke gedung sekolah tua dan setelah sampai disana, mobil mereka langsung diparkir di luar lapangan. 8 remaja tersebut telah memutuskan, bahwa mereka akan mengeksplorasi gedung sekolah tua ini, kemudian mereka telah membuat sebuah kesepakatan kepada setiap pasangan untuk berjalan di sekitar sekolah searah jarum jam, ini akan memakan waktu sekitar 10-20 menit untuk mengelilingi sekolah ini. Pasangan pertama akan memulai permainan ini kemudian ketika mereka kembali, mereka akan memberitahu kepada pasangan selanjutnya bahwa apakah yang mereka lihat di setiap ruangan sekolah dan ceritakan tanpa adanya unsur kebohongan. Kemudian peraturan itu akan menjadi pasangan selanjutnya untuk berjalan di sekitar sekolah, pasangan pertama, laki-laki dan perempuan yang akan memulainya dan langsung berjalan menuju sekolah, kemudian 6 remaja lainya menunggu di mobil. Setelah beberapa saat kemudian, setelah pasangan pertama menuju ke sekolah itu, mereka mulai tidak sabar dan mulai penasaran apa yang telah mereka lihat disana, dan kemudian waktu sudah menunjukan lebih dari 20 menit, dan kedua pasangan itu masih belum kembali ke mobil. Setelah 30 menit berlalu, remaja yang lain sudah merasa bosan untuk menunggu mereka tiba di mobil. Kemudian mereka memutuskan kepada pasangan nomor 2 untuk berjalan dan menuju ke sekolah itu sekaligus mencari teman- teman mereka yang terdahulu.
Setelah pasangan nomor 2 masuk ke dalam sekolah, kemudian yang lain akan menunggu giliran. Setelah 20 menit kemudian, pasangan nomor 2 itu pun sepertinya juga tidak kembali ke mobil, kemudian sisa remaja yang berada di mobil tidak bisa memahami apa yang sedang terjadi pada mereka disana, saat itu pun mereka mulai saling bertanya-tanya apakah teman-teman mereka sedang bermain lelucon kepada mereka. Sudah hampir satu jam sejak pasangan nomor 1 dan nomor 2 tidak kembali ke mobil. Kemudian dilanjutkan dengan pasangan nomer 3, pasangan ini sangat gugup dan sedikit merasa khawatir untuk berjalan ke sekolah itu, dibenak mereka adalah hanya ingin menemukan teman-teman mereka yang telah menghilang dan tidak kembali ke mobil. Salah satu remaja perempuan mulai merasa panik dan menangis, kemudian mereka mencoba untuk menghiburnya. Pada akhirnya, mereka berkata dengan kompak "Kami bertiga akan mencari mereka, kamu disini saja dan selalu di dalam mobil. Namun jika kami bertiga juga tidak kembali ke mobil setelah 30 menit. Tolong hubungi polisi secepatnya."
Setelah mereka bertiga pergi, sisa satu remaja seorang perempuan di dalam mobil. Kemudian ia keluar dari mobil karena gugup dan berdiri sendirian di depan mobil melihat teman-temanya menuju ke sekolah yang dingin dan gelap, kemudian ia sempat berteriak dan berkata "Cepat kembali, aku menunggu kalian di sini!" namun suara perempuan itu tak sampai kepada ke 3 teman-temanya. Di tengah dinginya malam perempuan itu mulai menangis. 10 menit, 20 menit, 30 menit bahkan sampai 1 jam dia tetap menunggu mereka untuk kembali ke mobil, tetapi mereka pun tidak ada yang kembali. Kemudian ia mulai masuk ke dalam mobil, memutar kunci kontak dan melaju ke kantor polisi terdekat untuk melapor diri. Empat petugas polisi disertai perempuan itu langsung menuju ke gedung sekolah tua. Kemudian fajar pun tiba, mereka tetap mencari ke tujuh remaja yang menghilang. Pada awalnya, mereka tidak bisa menemukan tanda-tanda mereka di halaman sekolah tetapi kemudian mereka menemukan bahwa ada sesuatu di dalam ruangan olah raga, nampak pintu olah raga sedang terbuka, kemudian para polisi masuk ke dalam gedung itu, tetapi ruangan itu kosong. Namun sempat ada keheningan yang menakutkan di udara. ketika mereka melihat ke atas langit-langit gedung olah raga, akhirnya mereka berhasil menemukan 7 remaja yang hilang tersebut.
"7 dari remaja tersebut di temukan dalam keadaan yang mengenaskan dan sudah tidak bernyawa, mereka semua tergantung dengan tali di langit-langit gedung olah raga dengan lidah menjulur dan kedua mata terbuka lebar!"
Polisi pun bertanya kepada remaja perempuan yang masih hidup dan remaja itu pun telah bersumpah bahwa dia telah mengatakan yang sebenarnya telah terjadi di sekolah tua itu dan ini bukan lelucon. 7 pasangan remaja itu telah masuk ke gedung sekolah tua untuk permainan uji nyali yang menguji keberanian mereka, kemudian mereka pun tidak punya alasan untuk melakukan Bunuh Diri Bersama.
Setelah berminggu-minggu para polisi mencoba untuk memecahkan misteri kasus kematian ini. Kemudian, polisi akhirnya menutup kasus ini, karena mereka tidak bisa menemukan bukti bahwa remaja telah dibunuh atau bunuh diri. Pada akhirnya, insiden itu dijelaskan sebagai kasus Histeria Massa. Polisi mengklaim bahwa tujuh remaja harus terlibat dalam semacam fakta bunuh diri. Sampai saat ini, setelah kematian misterius itu terjadi, tidak seorang pun di kota itu yang berani untuk menjelajahi gedung sekolah tua yang ditinggalkan lama itu.
Catatan : Histeria massa adalah sebuah pandangan irasional atau perilaku tidak wajar yang menyebar luas kepada sejumlah orang yang sebenarnya bukanlah bentuk tindakan sosial tiada arti yang diarahkan kepada orang lain.

[TUGAS SEKOLAH] Novel Layar Terkembang tahun 20 30 an

SINOPSIS

Tuti adalah putri sulung Raden Wiriatmadja. Dia dikenal sebagai seorang gadis yang pendiam teguh dan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi wanita. Watak Tuti yang selalu serius dan cenderung pendiam sangat berbeda dengan adiknya Maria. Ia seorang gadis yang lincah dan periang.
Suatu hari, keduanya pergi ke pasar ikan. Ketika sedang asyik melihat-lihat akuarium, mereka bertemu dengan seorang pemuda. Pertemuan itu berlanjut dengan perkenalan. Pemuda itu bernama Yusuf, seorang Mahasiswa Sekolah Tinggi Kedokteran di Jakarta. Ayahnya adalah Demang Munaf, tinggal di Martapura, Sumatra Selatan.
Perkenalan yang tiba-tiba itu menjadi semakin akrab dengan diantarnya Tuti dan Maria pulang. Bagi yusuf, perteman itu ternyata berkesan cukup mendalam. Ia selalu teringat kepada kedua gadis itu, dan terutama Maria. Kepada gadis lincah inilah perhatian Yusuf lebih banyak tertumpah. Menurutnya wajah Maria yang cerah dan berseri-seri serta bibirnya yang selalu tersenyum itu, memancarkan semangat hidup yang dinamis.
Esok harinya, ketika Yusuf pergi ke sekolah, tanpa disangka-sangka ia bertemu lagi dengan Tuti dan Maria di depan Hotel Des Indes. Yusuf pun kemudian dengan senang hati menemani keduanya berjalan-jalan. Cukup hangat mereka bercakap-cakap mengenai berbagai hal.
Sejak itu, pertemuan antara Yusuf dan Maria berlangsung lebih kerap. Sementara itu Tuti dan ayahnya melihat hubungan kedua remaja itu tampak sudah bukan lagi hubungan persahabatan biasa.
Tuti sendiri terus disibuki oleh berbagai kegiatannya. Dalam kongres Putri Sedar yang berlangsung di Jakarta, ia sempat berpidato yang isinya membicarakan emansipasi wanita. Suatu petunjuk yang memperlihatkan cita-cita Tuti untuk memajukan kaumnya.
Pada masa liburan, Yusuf pulang ke rumah orang tuanya di Martapura. Sesungguhnya ia bermaksud menghabiskan masa liburannya bersama keindahan tanah leluhurnya, namun ternyata ia tak dapat menghilangkan rasa rindunya kepada Maria. Dalam keadaan demikian, datang pula kartu pos dari Maria yang justru membuatnya makin diserbu rindu. Berikutnya, surat Maria datang lagi. Kali ini mengabarkan perihal perjalannya bersama Rukamah, saudara sepupunya yang tinggal di Bandung. Setelah membaca surat itu, Yusuf memutuskan untuk kembali ke Jakarta, kemudian menyusul sang kekasih ke Bandung. Setelah mendapat restu ibunya, pemuda itu pun segera meninggalkan Martapura.
Kedatangan Yusuf tentu saja disambut hangat oleh Maria dan Tuti. Kedua sejoli itu pun melepas rindu masing-masing dengan berjalan-jalan di sekitar air terjun di Dago. Dalam kesempatan itulah, Yusuf menyatakan cintanya kepada Maria.
Sementara hari-hari Maria penuh dengan kehangatan bersama Yusuf, Tuti sendiri lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membaca buku. Sesungguhpun demikian pikiran Tuti tidak urung diganggu oleh keinginannya untuk merasakan kemesraan cinta. Ingat pula ia pada teman sejawatnya, Supomo. Lelaki itu pernah mengirimkan surat cintanya kepada Tuti.
Ketika Maria mendadak terkena demam malaria, Tuti menjaganya dengan sabar. Saat itulah tiba adik Supomo yang ternyata disuruh Supomo untuk meminta jawaban Tuti perihal keinginannya untuk menjalin cinta dengannya. Sesungguhpun gadis itu sebenarnya sedang merindukan cinta kasih seorang, Supomo dipandangnya sebagai bukan lelaki idamannya. Maka segera ia menulis surat penolakannya.
Sementara itu, keadaan Maria makin bertambah parah. Kemudian diputuskan untuk merawatnya di rumah sakit. Ternyata menurut keterangan dokter, Maria mengidap penyakit TBC. Dokter yang merawatnya menyarankan agar Maria dibawa ke rumah sakit TBC di Pacet, Sindanglaya Jawa Barat. Perawatan terhadap Maria sudah berjalan sebulan lebih lamanya. Namun keadaannya tidak juga mengalami perubahan. Lebih daripada itu, Maria mulai merasakan kondisi kesehatan yang makin lemah. Tampaknya ia sudah pasrah menerima kenyataan. 
Pada suatu kesempatan, disaat Tuti dan Yusuf berlibur di rumah Ratna dan Saleh di Sindanglaya, disitulah mata Tuti mulai terbuka dalam memandang kehidupan di pedesaan. Kehidupan suami istri yang melewati hari-harinya dengan bercocok tanam itu, ternyata juga mampu membimbing masyarakat sekitarnya menjadi sadar akan pentingnya pendidikan. Keadaan tersebut benar-benar telah menggugah alam pikiran Tuti. Ia menyadari bahwa kehidupan mulia, mengabdi kepada masyarakat tidak hanya dapat dilakukan di kota atau dalam kegiatan-kegiatan organisasi, sebagaimana yang selama ini ia lakukan, tetapi juga di desa atau di masyarakat mana pun, pengabdian itu dapat dilakukan.
Sejalan dengan keadaan hubungan Yusuf dan Tuti yang belakangan ini tampak makin akrab, kondisi kesehatan Maria sendiri justru kian mengkhawatirkan. Dokter yang merawatnya pun rupanya sudah tak dapat berbuat lebih banyak lagi. Kemudian setelah Maria sempat berpesan kepada Tuti dan Yusuf agar keduanya tetap bersatu dan menjalin hubungan rumah tangga, Maria menghembuskan napasnya yang terakhir. “Alangkah bahagianya saya di akhirat nanti, kalau saya tahu, bahwa kakandaku berdua hidup rukun dan berkasih-kasihan seperti kelihatan kepada saya dalam beberapa hari ini. Inilah permintaan saya, saya tidak rela selama-lamanya kalau kakandaku masing-masing mencari peruntungan pada orang lain”. Demikianlah pesan terakhir almarhum Maria. Lalu sesuai dengan pesan tersebut Yusuf dan Tuti akhirnya tidak dapat berbuat lain, kecuali melangsungkan perkawinan karena cinta keduanya memang sudah tumbuh bersemi.

ANALISIS

Unsur Instrinsik :
Tema : Perjuangan wanita Indonesia

Latar / Setting :
Tempat :
• Gedung akuarium di pasar ikan
• Rumah Wiriaatmaja,
• Mertapura di Kalimantan Selatan,
• Rumah Sakit di Pacet,
• Rumah Partadiharja,
• Gedung Permufakatan
Alur : Maju
• Perkenalan : Saat di gedung akurium Yusuf bertemu dengan Maria dan Tuti. Pertemuan itu memberi kesan istimewa pada Yusuf. Hingga akhirnya, Yusuf selalu merasa ingin bertemu dengan Maria. Dari pertemuan-pertemuan selanjutnya dengan Maria danTuti, Yusuf mulai jatuh cinta kepada Maria. Ternyata perasaan Yusuf dibalas pula oleh Maria. Mereka berdua hingga akhirnya merajut suatu ikatan khusus yang semakin lama semakin mendalam. Pada akhirnya, Yusuf dan Maria bertunangan.
• Konflik : Maria dan Tuti bertengkar hebat. Pertengkaran itu disebabkan oleh kritikan pedas Tuti terhadap Maria. Tuti mengkritik bahwa cinta Maria kepada Yusuf sangat berlebihan dan dapat melemahkan diri Maria sendiri. Tetapi Maria yang hatinya saat itu sedang marah, Ia membalas kritikan Tuti dengan mengatakan bahwa dalam masalah cinta Tuti sangat perhitungan dan tak pernah mau rugi sedikit pun serta Tuti selalu memikirkan kongres ketimbang memikirkan perasaanya. Dan disinilah Tuti sadar bahwa sampai kapanpun Ia tak bisa melawan kodratnya sebagai perempuan yang memiliki perasaan untuk mencinta.
• Klimaks : Suatu ketika Maria terkena penyakit malaria. Penyakit tersebut membuat Maria begitu lemah ditambah lagi penyakit TBC. Hingga pada akhirnya, Maria meninggal dunia.
• Anti Klimaks : Sebelum Maria meninggal dunia, Ia menitipkan pesan terakhirnya kepada Tuti dan Yusuf, yaitu jika kelak Ia meninggal nanti, Ia berharap bahwa Tuti dan Yusuf dapat menikah.
• Penyelesaian : Akhirnya Tuti dan Yusuf menuruti permintaan terakhir Maria. Mereka berdua menikah. Dengan begitu, Tuti tak perlu tersiksa lagi dengan perasaan kesepian yangs elama ini ia coba untuk melawan.

Sudut Pandang : Orang ketiga yang ditandai dengan menggunakan nama dalam menyebutkan tokoh-tokohnya.

Tokoh dan Perwatakan :
• Maria : adalah adik Tuti, yang sangat periang.
• Tuti : seorang wanita yang memiliki wawasan dan pemikiran modern. Ia mencoba menyamakan hak kaum wanita dengan kaum pria.
• Yusuf : seorang pemuda terpelajar yang modern. Ia adalah mahasiswa kedokteran. Sifatnya baik hati dan berbudi luhur.
• Supono : Seorang pemuda terpelajar yang baik hati dan berbudi luhur.
• Wiriaatmaja : Ayah dari Maria dan Tuti, seorang yang memegang teguh agama, baik hati dan penyayang.
• Partadiharja : Adik Ipar Wiriaatmaja, seseorang yang baik hati, teguh pendirian dan peduli antar sesama.
• Saleh : Adik Partadiharja, seorang lulusan sarjana yang sangat peduli akan alam sehingga ia mengabdikan diri sebagai seorang petani.
• Rukamah : Sepupu Tuti dan Maria, seseorang yang baik hati dan suka bercanda.
• Ratna : Istri saleh, Seorang petani yang pandai dan baik hati.
• Juru Rawat : Seorang yang baik hati.

Gaya Penulisan : Didalam novel ini banyak ditemukan majas personifikasi dan banyak menggunakan bahasa Melayu sehingga terlihat agak rancu dan sulit dimengerti.

Amanat / Pesan : Perempuan harus memiliki pengetahuan yang luas sehingga dapat memberikan pengaruh yang sangat besar didalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan demikian perempuan dapat lebih dihargai kedudukannya di masyarakat.

Unsur Ekstrinsik :
Biografi pengarang :
Sutan Takdir Alisjahbana dilahirkan di Natal, 11 Februari 1908. Beliau merupakan tokoh terkemuka dalam sejarah kesusastraan dan pemikiran kebudayaan di Indonesia. Dia banyak menulis puisi, novel, esai-esai sastra, bahasa serta tulisan ilmiah mengenai filsafat, ilmu-ilmu sosial dan kemanusiaan.
Nilai Agama :
kita menjalankan perintah agama di mulai dari sekarang juga, tidak harus menunggu hari tua.

Nilai Sosial :
Novel ini menceritakan bahwa sesama manusia, apalagi sesama kaum pelajar harus saling membantu. Bantuan itu dapat berupa beasiswa bagi pelajar yang tidak mampu.

Bahasa Pengarang :
Bahasa pengarang adalah bahasa Melayu.Walaupun latar novel Layar Terkembang di Jakarta,bahasa yang digunakan ialah bahasa Melayu.
Unsur kebiasaan , adat , etika :
“...Tiba di muka pekuburan berhenti taxi itu dan keluarlah mereka.Yang perempuan membawa di tangan kanannya karangan bunga.....
Pada batu nisan pualam putih yang berukir tepinya, terlukis dengan air emas yang berkilat-kilat...Maria berpulang...Januari 193... usia 22 tahun.

KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN

Keunggulan : Keunggulan dari novel ini adalah cerita yang disuguhkan kepada pembaca sangat menarik , kisah cinta Yusuf, Tuti dan Maria sangat menarik untuk diikuti.

Kelemahan : Bahasa yang digunakan dalam novel Layar Terkembang susah dimengerti karena banyak menggunakan bahasa-bahasa lama.